Bismillahiwaihamdihi
Pagi ini tenang sekali
tak ada bising yang berarti
walau di dekat sini ada sebuah kali
suara airnya tak mengganggu sama sekali
karena seirama dengan suara hati
Suara jangkrik pun tak terlewati
sahut menyahut tanpa henti
Menanti terbitnya Sang Mentari
Biarkan saja !
Barang kali Itu cara mereka menyukuri
Sekecil apa pun karunia Ilahi
Burung pipit pun tak kalah riang
Kesana kemari hinggap di pohon rindang
Menanti padi basahnya hilang
Siapkan sayap menjauh terbang
Seakan mengajarkan diri ini
Hari kemaren tak pernah terjadi
tak peduli hiruk pikuk dunia lagi
Semua juga akan berlalu dengan sendiri
Kau hanya perlu sedikit menyadari
Semua telah ada dalam sekenario Sang Robbi
Kepada jiwa yang selalu mengharap lebih
Yang Tak berbuat apapun selain sedih
Apa kau lupa lahirmu tak butuh pamrih
Adakah ungkapan selain terima kasih
Terima kasih kepada Sang Pencipta
Menghadirkan hamba lemah ke dunia
Penuh keluhan dan rintihan tanpa jeda
Selalu lupa dan alpa dengan karunia
Seakan lahirnya adalah syarat dunia
Bahkan iman pun belum pasti ada
Yaa Allah maafkan hamba
Jangan beri ruang nafsu durjana
menyisakan kufur nikmat dalam jiwa
mengotori ruang syukur yang tersisa
Namun mohon....
kembalikan kepadaMu saja
Hati keras setiap masa
ingatan dan fikiran selalu lupa
mohon kembalikan padaMu saja
Wallahulmuwaffiqu walhadi ila sabilirrosyad
Comments
Post a Comment
yaqin~ikhlas~istiqomah