Skip to main content

IMPIAN: .....Karena Ingin Mengukir Senyuman


Meski masih kecil, aku sudah punya cita-cita besar nan banyak lho, aku ingin jadi pilot, presiden, profesor bahkan jadi perenang yang tangguh. Namun
yang masih terekam jelas di benakku adalah aku sangat ingin mengukir senyuman indah orang tuaku, walau entah hal itu termasuk cita-cita atau tidak, akupun tak tahu.
Saat itu Umur ku hampir 6 tahun, orang tuaku tanpa fikir panjang menyekolahkanku di SD terdekat dari rumah, barangkali karena mereka tahu kalau aku memang tidak punya pilihan lain.
Hingga tibalah saatnya ujian semester pertama kelas I, aku ingin jadi sang juara kelas, tapi sayang aku hanya mampu di rengking dua. Sepulang sekolah pun aku menangis tersedu-sedu dan hanya uang jajan dari ibu yang bisa membuatku diam.
Ujian selanjutnya, aku menyusun strategi baru, yaitu aku menangis dahulu sebelum masa ujian datang. Tujuannya kalau aku tidak dapat rangking pertama, orang tua akan mengira aku tidak juara satu  karena sakit sebelum ujian. Namun salah anggap, aku dikira ingin dibelikan sepeda, akhirnya dijanjikan jika  menjadi juara di sekolah aku akan dibelikan speda. Biarlah, sudah terlanjur salah anggap.
Alhamdulillah, kali ini aku berhasil jadi sang juara kelas, dapat hadiah dari sekolah sekali gus sepeda dari orang tua. Orang tuaku pun tersenyum indah saat itu, dan itulah yang ku idam-idamkan. Wa syukrulillah, Sejak itu sampai kelas 6 SD tidak ada yang bisa menggantikan sang juara kelas. Aku menganggap itu semua karena satu hal, bukan karena rajin belajar, tapi hanya karena aku ingin membuat orang tuaku bahagia. Sampai-sampai pada smester 1 dan 2 kelas V aku pernah mencoba tanpa usaha belajar sedikitpun, tapi tetap dengan dasar orientasi yang sama. Toh tetap saja jadi sang juara kelas.
Kesimpulannya, jika kita bertekat membahagiakan orang tua, Allah akan membantu sukses dengan cara-Nya, bahkan walaupun ikhtiar dan upaya kita kurang. Sekian..

Comments

Popular posts from this blog

APA ITU MAQOSID AL SYARIAH (MUKADDIMAH)

Bismillahiwabihamdihi Berikut ini adalah terjemah kitab : مدخل إلى مقاصد الشريعة (Pengantar Maqosid Syari'ah) (Bagian Muqaddimah) Diterjemahkan oleh Afharrozi dkk Karya : Dr. Ahmad Arraisun Cetakan : Daarul Kalimat =MUKADDIMAH= Mencakup dua Masalah: 1. Pengertian Maqosid Al Syari'ah 2. Hajat/ Keperluan kita Kepada Maqosid Syari'ah I. PENGERTIAN MAQOSID AL SYARI'AH Maksud, Al Maksad adalah apa saja yang tergantung pada niat kita, apa saja yang dituju oleh keinginan kita ketika berkata-kata atau bekerja melakukan sesuatu. Dengan begitu, maka Maqosid Al Syari'ah dapat diartikan sebagai sebuah makna, tujuan, bekas, hasil yang bergantung dengannya khitob al syar'i (terget hukum) dan taklif al syar'i (pembebanan hukum). Dan diharapkan dari orang yang dibebani hukum agar menjalani/melaluinya dan sampai kepada tujuan itu. Syari'at menghendaki dari orang yang dibebani hukum agar mengarahkan tujuannya kepada yang telah ditunjuk oleh Syariat itu sendiri, dan berusa...